Polsek Karangawen Sisir Rel Tanpa Palang, Pastikan Jalur Kereta di Demak Aman Jelang Mudik Lebaran

author
1 minute, 39 seconds Read



Demak, Hukum-Kriminal.com – Menjelang arus mudik Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026, jajaran Polsek Karangawen, Polres Demak, turun langsung menyisir jalur rel kereta api di perlintasan tanpa palang di Desa Brambang, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Rabu (18/3/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran perjalanan kereta api.

Pengecekan dipimpin langsung Kapolsek Karangawen AKP Mujiyono bersama Satuan Tugas Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) Daop IV Semarang. Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rel, bantalan, hingga pengait rel guna memastikan seluruh prasarana dalam kondisi aman dan layak dilalui.

“Pengecekan ini kami lakukan bersama petugas pemeriksa jalur untuk memastikan tidak ada kendala pada rel, khususnya di titik perlintasan tanpa palang yang berpotensi rawan kecelakaan,” ujar AKP Mujiyono.

Selain memastikan keamanan jalur rel, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial. Kapolsek Karangawen bersama anggota menyalurkan bantuan beras kepada warga sekitar serta relawan di lokasi sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Kepala PPJ Daop IV Semarang Satker Karangawen, Andi Yuniar, menjelaskan bahwa pemeriksaan jalur merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan dengan menyusuri rel sejauh 8 hingga 12 kilometer.

“Kami memeriksa kondisi batu ballast, besi rel, wesel, hingga memastikan jalur steril dari benda asing yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengawasan juga difokuskan pada titik-titik rawan bencana seperti longsor dan banjir. Apabila ditemukan kerusakan atau potensi gangguan, petugas segera berkoordinasi dengan stasiun setempat dan KUPT Jalan Rel agar penanganan dapat dilakukan secara cepat.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menuturkan bahwa perawatan jalur dilakukan secara intensif melalui perbaikan geometri rel, penyesuaian lebar jalur, peningkatan elevasi, hingga stabilisasi ballast menggunakan peralatan khusus.

“Selain itu juga dilakukan penggantian bantalan rel yang rusak, rel aus, serta normalisasi drainase di wilayah rawan banjir untuk menjaga kekuatan struktur jalur,” ungkapnya.

Menurut Luqman, patroli prasarana juga ditingkatkan menjelang masa angkutan Lebaran dengan menempatkan petugas siaga selama 24 jam serta menambah personel PPJ di sejumlah titik rawan.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran,” pungkasnya. (Agil)

Bagikan Berita/Artikel ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *