
DEMAK, Hukum-Kriminal.com – Pascabanjir yang merendam sekitar sembilan desa di Kabupaten Demak, sejumlah pejabat Pemerintah Daerah melakukan kunjungan ke lokasi terdampak untuk melihat langsung kondisi masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Demak, Akhmad Sugiharto, tampak sudah berada lebih dulu di lokasi sebelum rombongan Bupati tiba. Selasa, 7/4/2026.
Kehadiran Akhmad Sugiharto yang datang lebih awal menarik perhatian warga. Ia terlihat berdialog langsung dengan masyarakat terdampak banjir untuk menggali informasi terkait kondisi lapangan, kebutuhan warga, serta data kerusakan akibat banjir.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pendataan terhadap warga terdampak benar-benar valid dan tidak dilakukan secara sembarangan, sehingga nantinya bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran.
Di sela-sela dialog dengan warga, Akhmad Sugiharto menjelaskan alasan dirinya datang lebih awal ke lokasi banjir.
“Saya memang sengaja datang lebih awal. Tujuannya adalah mempersiapkan kedatangan Bupati dan juga bisa berdialog langsung dengan masyarakat sebelum acara resmi dimulai,” tutur Akhmad Sugiharto.
Ia menegaskan, kedatangannya lebih awal bukan untuk kepentingan pribadi ataupun pencitraan, melainkan murni untuk memastikan informasi yang diterima pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Saya tidak mempunyai tujuan pencitraan terhadap diri saya. Tujuannya jelas seperti yang saya sampaikan tadi, yakni untuk mendapatkan informasi langsung dari masyarakat agar pendataan bisa lebih akurat,” tambahnya.
Dengan turun langsung ke lokasi dan menyerap aspirasi warga sejak awal, diharapkan penanganan pascabanjir di Kabupaten Demak dapat berjalan lebih efektif serta kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani oleh pemerintah daerah. (Agil)
