Tanggul Sungai Cabean Jebol! 150 Personil Polres Demak DIterjunkan Karangawen-Guntur Terkepung Banjir

1 minute, 37 seconds Read



Demak, Hukum-kriminal.com – Subuh mencekam menyelimuti Kabupaten Demak. Tanggul Sungai Cabean di Dukuh Singopadu, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen, jebol pada Senin (16/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Air bah langsung mengganas, merendam permukiman warga di Karangawen hingga Guntur.

Tanggul dilaporkan ambrol sepanjang kurang lebih 25 meter, dengan lebar 5 meter dan kedalaman sekitar 6 meter. Hujan deras yang mengguyur wilayah Demak membuat debit air meningkat drastis hingga tak terbendung. Dalam hitungan jam, air meluap dan menghantam permukiman serta lahan pertanian warga.

Sebanyak 150 personel dari Polres Demak langsung diterjunkan ke lokasi. Tim Bhayangkara siaga bencana bersama jajaran Polsek bergerak cepat melakukan evakuasi, pengamanan, hingga memastikan distribusi bantuan berjalan tanpa hambatan.
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, menegaskan pihaknya tidak tinggal diam menghadapi situasi darurat ini.

“Kami turun langsung melakukan patroli dan monitoring di Karangawen dan Guntur. Personel kami siaga membantu evakuasi warga serta mengamankan wilayah terdampak,” tegasnya.

Banjir merendam Dukuh Bilo, Desa Pundenarum (Karangawen), serta Dukuh Gatak dan Weru, Desa Tlogoweru (Guntur). Tak hanya rumah warga, sekitar 250 hektare lahan persawahan ikut terendam dengan ketinggian air antara 20 hingga 70 sentimeter. Kerugian petani pun terancam membengkak jika genangan tak segera surut.
Tak berhenti di situ, luapan Sungai Dombo di Kecamatan Sayung ikut menambah daftar wilayah terdampak. Permukiman warga dan Pasar Sayung tergenang. Sementara di Kecamatan Mranggen, Desa Banyumeneng dan Kebonbatur juga dikepung air, membuat sejumlah ruas jalan lumpuh.

Penanganan dilakukan terpadu bersama BPBD, Dinas Sosial, pemerintah desa, dan relawan. Aparat juga meningkatkan patroli di kawasan terdampak guna mengantisipasi tindak kejahatan saat warga fokus menyelamatkan diri.
Meski banjir meluas, Kapolres memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa. Kami terus siaga dan berkoordinasi untuk memastikan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi, dan kondisi tanggul yang jebol menjadi ancaman serius bila tak segera ditangani permanen.
Demak kembali diuji. Kini publik menanti langkah cepat perbaikan tanggul agar bencana serupa tak terus berulang setiap musim hujan tiba. (Agil)

Bagikan Berita/Artikel ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *