SMSI Bergerak Cepat Wujudkan Kerja Sama dengan ABPEDNAS, Pokja News Room Jaga Desa Perdana Dilantik di Bali

author
2 minutes, 24 seconds Read



Denpasar, Hukum-kriminal.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melalui langkah nyata. Hanya sepekan setelah menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), SMSI langsung merealisasikan program strategis tersebut dengan melantik Pokja News Room Jaga Desa Provinsi Bali, Jumat (10/7/2026).

Langkah cepat ini menjadi wujud keseriusan SMSI dalam mengimplementasikan kolaborasi yang telah disepakati bersama ABPEDNAS untuk memperkuat peran media siber sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong tata kelola desa yang transparan, akuntabel, serta mendukung percepatan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Sebelumnya, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama SMSI dan ABPEDNAS yang berlangsung pada 3 Juli 2026 di Jakarta Theater disaksikan langsung oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi Hashim Djojohadikusumo, yang juga Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Reda Mantovani selaku Jamintel sekaligus Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS dan Ketua Dewan Pembina News Room Jaga Desa, bersama sejumlah pejabat nasional lainnya.

Pelantikan Pokja News Room Jaga Desa Provinsi Bali dipimpin langsung oleh Ketua Umum SMSI, Firdaus, didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kemitraan Luar Negeri Agus Syabaruddin serta Wakil Ketua Umum Bidang Kajian Strategis Yono Hartono.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Bupati Tabanan, para Ketua SMSI kabupaten/kota se-Bali, serta berbagai unsur pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Firdaus menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi bagian dari pembangunan bangsa melalui penyajian informasi yang akurat, edukatif, dan konstruktif.

“Kerja sama SMSI dengan ABPEDNAS bukan sekadar seremonial. Hari ini kami membuktikan bahwa setiap kesepakatan harus segera diwujudkan dalam aksi nyata. Pokja News Room Jaga Desa dibentuk agar media ikut berpartisipasi menjaga, mengawal, dan mendorong kemajuan desa-desa di seluruh Indonesia,” ujar Firdaus.

Menurutnya, kehadiran Pokja News Room Jaga Desa diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan media, pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal berbagai program pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Firdaus juga menginstruksikan agar kepengurusan Pokja News Room Jaga Desa segera diperluas hingga seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bali, kemudian diteruskan ke tingkat kecamatan dengan melibatkan unsur desa maupun kelurahan. Langkah tersebut diharapkan mampu membangun jaringan informasi pembangunan desa yang lebih efektif, cepat, dan menyentuh masyarakat hingga tingkat akar rumput.

Selain itu, ia menegaskan bahwa Pokja News Room Jaga Desa juga memiliki peran strategis dalam mendukung agenda prioritas nasional, khususnya Program Ketahanan Pangan.

“Media tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi mitra pembangunan yang memberikan edukasi kepada masyarakat, mengawal pelaksanaan program pemerintah, sekaligus menyebarluaskan berbagai keberhasilan desa sebagai inspirasi bagi daerah lain,” tegasnya.

Pelantikan Pokja News Room Jaga Desa Provinsi Bali menjadi tonggak awal implementasi program nasional hasil sinergi SMSI dan ABPEDNAS. Kehadiran program ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat desa dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, transparan, dan berdaya saing.

Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi yang terbangun antara Hashim Djojohadikusumo, Reda Mantovani, dan Firdaus dalam mendukung gerakan Jaga Desa sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat fondasi pembangunan nasional yang dimulai dari desa. (Agil)

Bagikan Berita/Artikel ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *