
Poto** Tim Penilai Lomba Keindahan dan Kebersihan Tingkat Kabupaten Demak.
Demak, Hukum – Kriminal.com – SD Negeri Jatimulyo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Keindahan dan Kebersihan Tingkat Kabupaten Demak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menampilkan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman.
Tim penilai yang hadir merupakan perwakilan dari berbagai instansi di Kabupaten Demak, di antaranya Munir dari BPBD Kabupaten Demak, Yitno dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Demak, Arif Wahyudi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Sutrisno dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Jhon Kristiawan dari Kwarcab Pramuka, serta Galih dari KORPRI.
Kepala SD Negeri Jatimulyo, Hj. Hastuti, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini turut mendukung kemajuan sekolah, mulai dari komite sekolah, paguyuban orang tua siswa, alumni hingga masyarakat sekitar.
Menurutnya, keberhasilan SD Negeri Jatimulyo dalam membangun lingkungan sekolah yang nyaman tidak lepas dari semangat kemitraan dan gotong royong yang terus dijaga bersama.
“Kekuatan utama kami adalah inovasi kemitraan. Dengan dukungan seluruh elemen, sekolah dapat terus berkembang dan menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, serta menyenangkan bagi anak-anak,” ujar Hj. Hastuti.
Ia menjelaskan, berbagai inovasi dilakukan melalui partisipasi aktif warga sekolah, seperti penataan kelas sesuai aspirasi siswa, penyediaan tanaman hias secara swadaya, hingga pembuatan mural lingkungan sekolah yang melibatkan alumni bersama para guru. Kamis,6/9/2026.
Sebagai sekolah yang mewakili Zona Integritas (ZI), SD Negeri Jatimulyo juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dengan mengedepankan transparansi, kolaborasi, serta menciptakan lingkungan belajar tanpa membebani peserta didik maupun orang tua.
Sementara itu, perwakilan Tim Penilai dari BPBD Kabupaten Demak, Munir, memberikan apresiasi atas kesiapan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh keluarga besar SD Negeri Jatimulyo.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya membangun budaya peduli lingkungan melalui penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai langkah nyata mengurangi sampah sekaligus meningkatkan nilai estetika sekolah.
“Barang-barang bekas seperti galon maupun wadah plastik dapat dimanfaatkan kembali menjadi pot tanaman atau media penghijauan lainnya. Selain mengurangi sampah, cara ini juga mampu memperindah lingkungan sekolah,” jelas Munir.
Ia juga mengingatkan seluruh warga sekolah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem, terutama memasuki musim pancaroba yang berpotensi menimbulkan berbagai risiko bencana.
Usai sesi sambutan, tim penilai melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruang kelas dan lingkungan sekolah guna melihat kondisi kebersihan, kerapian, penghijauan, serta inovasi pemanfaatan barang bekas yang diterapkan oleh SD Negeri Jatimulyo.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Demak berharap budaya hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan semakin tumbuh di seluruh satuan pendidikan, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta didik.(Agil)
