Aliansi Mahasiswa, Buruh dan Supir Truk Geruduk DPRD Kaltara Terkait Kelangkaan BBM 

1 minute, 39 seconds Read

 

Aliansi Mahasiswa, Buruh dan Supir Truk Geruduk DPRD Kaltara Terkait Kelangkaan BBM 

 

 

HK News, Bulungan Kaltara – Puluhan aliansi mahasiswa bersama para buruh dan supir truk yang ada di Kalimantan Utara melakukan aksi damai terkait kelangkaan BBM ( Bahan Bakar Minyak) di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis (28/12/2023).

Aksi damai yang dipimpin oleh Zulfikar sebagai Kordinator Lapangan, dimulai dari Hutan Bunda Hayati yang selanjutnya melakukan arak-arakan menuju gedung DPRD Kaltara, dan diterima oleh Muhammad Iskandar salah satu anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara.

Dalam aksi damai kelangkaan BBM tersebut, peserta menuntut Pemerintah Daerah, terutama anggota DPRD Kaltara mencari solusi terhadap permasalahan kelangkaan BBM di Bulungan. Karena maraknya pengantri yang diduga BBM tersebut diperjualbelikan kembali.

Zulfikar menegaskan ini perlu diatasi dan menjadi perhatian serius bagi para pemangku kepentingan.

“Jatah BBM di Bulungan ini hingga ribuan kilo liter , seharusnya cukup untuk memenuhi kebutuhan di Bulungan, namun ini kontradiksi dengan situasi saat ini. Kenyataanya antrean di SPBU masih mengular, bahkan tidak sedikit para supir truk terpaksa menginap di jalanan hingga berhari-hari untuk hanya mendapatkan 50 Liter solar,” ucapnya.

 

 

Dalam orasinya, Zulfikar selaku koordinator aksi damai menyampaikan 4 tuntutan yaitu :

1. Menuntut oknum aparat dan petugas, yang terlibat dalam penyimpangan BBM.

2. Pemerintah dapat menindak instansi serta memberi sanksi serta melakukan pengawasan terhadap SPBU yang melakukan penyimpangan BBM.

3. Meminta kepada Pemprov Kaltara melakukan peningkatan kuota bersubsidi di Kaltara khusus Bulungan.

4. Mendesak agar membentuk pansus untuk pengawasan dan penyelesaiannya permasalahan BBM di Kaltara khususnya melibatkan supir, mahasiswa dan buruh.

 

Tuntutan tersebut dipenuhi oleh perwakilan DPRD, dan unsur Forkompinda lainnya, dan dibuatkan kesepakatan bersama. Peserta aksi meminta agar pemerintah daerah khususnya DPRD agar segera menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan tersebut.

Zulfikar menegaskan jika kesepakatan tersebut tidak dijalankan, maka aksi akan dilanjutkan kembali serta menurunkan massa lebih besar lagi apa bila kesepakatan tidak terealisasi.

Sementara itu Kapolres Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha S.H S.I.K M.H menegaskan akan mengawasi dan menindak tegas oknum yang menyalahgunakan BBM demi kepentingan pribadi.

 

Laporan Jurnalis: Maslan

Editor: Redaksi

 

Bagikan Berita/Artikel ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *