
SEMARANG, Hukum-kriminal.com || Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jawa Tengah yang digelar Sabtu (7/2/2026) di Hotel Patra Semarang menyisakan tanda tanya publik. Acara yang dihadiri langsung Ketua Umum DPP PPP, H. M. Mardiono, justru diwarnai kejanggalan visual yang mencuri perhatian.
Muswil ini diselenggarakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Jateng, menyusul diberhentikannya Ketua DPW definitif Masruhan Samsurie oleh DPP PPP. Meski SK pemberhentian tersebut disebut tidak ditandatangani Sekretaris Jenderal PPP, Gus Yasin, kegiatan Muswil tetap dilaksanakan.
Wakil Ketua DPW PPP Jateng, Hakim, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Muswil tetap berjalan meski terdapat dinamika internal terkait administrasi keputusan DPP.
Namun di luar dinamika struktural, publik justru dikejutkan oleh munculnya sejumlah spanduk ucapan selamat datang yang janggal. Di sepanjang Jalan Diponegoro menuju lokasi Muswil, terlihat spanduk bertuliskan:
“SELAMAT DATANG SUKAMDI DI BUMI JAWA TENGAH”
Yang mengundang perhatian, spanduk tersebut menampilkan foto Ketua Umum PPP Mardiono, namun nama yang tertera justru “Sukamdi”, bukan Mardiono. Spanduk-spanduk itu disebut dikirim oleh pihak yang mengatasnamakan PPP Kaliangkrik.
“Nama Kaliangkrik memang dikenal sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Magelang. Tapi soal siapa Sukamdi yang dimaksud, hingga kini belum ada penjelasan,” ujar Hakim.
Beberapa sumber internal yang dimintai keterangan mengaku belum mengetahui identitas Sukamdi, termasuk maksud dan tujuan pemasangan spanduk dengan nama tersebut, terlebih dengan menggunakan foto Ketua Umum PPP.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari panitia Muswil maupun DPP PPP terkait makna, pesan politik, atau kemungkinan adanya simbol tertentu di balik pemasangan spanduk tersebut.
Kejanggalan ini menambah daftar dinamika internal PPP yang belakangan kian terbuka ke ruang publik. (Red)
