Hari Pers Nasional 2026 Ukir Sejarah! Museum Media Siber Indonesia Resmi Dibangun di Serang, Tonggak Baru Pers Digital Nasional

1 minute, 34 seconds Read



SERANG, Hukum-Kriminal.com — Peringatan HPN 2026 benar-benar mencetak sejarah. Di jantung Kota Serang, Provinsi Banten, peletakan batu pertama Museum Media Siber Indonesia resmi dilakukan, menandai babak baru perjalanan pers digital nasional.
Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjelma menjadi peristiwa monumental yang akan dikenang sebagai legacy besar bagi dunia pers siber Indonesia. Sabtu, 14/2/2026.

Acara bersejarah ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Wakil Gubernur Banten, jajaran OPD, serta unsur Dewan Pers. Tampak hadir Muhammad Jazuli, Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, serta Yogi Hadi Ismanto, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers periode 2025–2028. Para Ketua SMSI se-Indonesia, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga umum turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Ketua Umum SMSI menegaskan, pembangunan Museum Media Siber Indonesia merupakan warisan nasional HPN 2026.

“Ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah memori kolektif perjalanan pers digital Indonesia. Museum ini akan menjadi pusat edukasi, literasi media, dan refleksi sejarah pers siber dari masa ke masa,” tegasnya penuh semangat.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Provinsi Banten. Wakil Gubernur Banten menyebut, kehadiran Museum Media Siber Indonesia akan memperkuat posisi Banten sebagai bagian penting dalam sejarah pers nasional.

Sementara itu, Muhammad Jazuli menilai pembangunan museum ini sebagai langkah strategis menjaga marwah dan etika pers di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Pers siber berkembang sangat cepat. Museum ini penting sebagai ruang pembelajaran etika, tanggung jawab, dan profesionalisme jurnalistik bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Hal senada ditegaskan Yogi Hadi Ismanto. Menurutnya, dokumentasi sejarah pers siber harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

“Museum Media Siber Indonesia akan menjadi pusat dokumentasi perjalanan pers digital nasional dan referensi penting dalam membangun ekosistem pers yang sehat dan terverifikasi,” katanya.

Sebelumnya, rangkaian HPN 2026 di Banten juga diwarnai peresmian Monumen Media Siber Indonesia. Dengan dimulainya pembangunan Museum Media Siber Indonesia, HPN 2026 membuktikan diri bukan sekadar agenda seremonial, melainkan peristiwa besar yang meninggalkan jejak sejarah nyata bagi masa depan pers Indonesia.

Jurnalis : Agil

Bagikan Berita/Artikel ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *