Sekolah Lapang Kelapa Sawit Desa Tanjung Agung

2 minutes, 13 seconds Read

 

Sekolah Lapang Kelapa Sawit Desa Tanjung Agung

 

Tanjung Agung Bulungan, Hukum & Kriminal

Bertempat di area perkebunan kelapa sawit, sejumlah masyarakat petani kelapa sawit Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara mengikuti pelatihan dalam kegiatan Sekolah Lapang Kelapa Sawit, Rabu (6/3/2024).

 

Kepala Desa Tanjung Agung Marko saat ditemui disela-sela acara menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa kelapa sawit adalah program prioritas di desanya, karena masih banyaknya lahan yang kosong. Desa Tanjung Agung adalah daerah transmigrasi yang terdiri dari lahan 1 dan lahan 2.

 

“Kami menginginkan agar masyarakat menanam kelapa sawit yaitu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya untuk kedepannya. Salah satu peran yang dilakukan Pemdes adalah mengeluarkan dana desa untuk pengadaan bibit sawit siap tanam. Bibit ini diberikan kepada masyarakat minimal 1 KK 2 hektar dengan ketentuan memiliki legalitas baik surat tersebut berupa letter C ataupun sertifikat, dan lahan sudah siap tanam, sudah bersih”, jelas Marko.

 

Lanjutnya, juga harus memenuhi ketentuan yang diatur dalam Peraturan Desa, jika bantuan tidak disetujui, maka akan ditunda untuk tahun depan. Untuk pemberian bantuan tersebut Pemdes juga bekerja sama dengan PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN), yaitu dalam pengadaan bibit kelapa sawit, dengan ketentuan harus menanam di luar lahan HGU perusahaan PT. PKN. Bantuan bibit kelapa sawit ini sangat berarti untuk masyarakat Desa Tanjung Agung, dalam jangka panjang.

 

Marko menginginkan pemerintah harus mensupport pemdes dan masyarakat. Pemerintah harus bersinergi dengan Pemdes dan masyarakat, terutama dalam hal infrastruktur jalan karena masih banyak masyarakat khususnya petani yang kesulitan akses untuk ke kebunnya. Bantuan lainnya yang diharapkan yaitu bibit sawit siap tanam, karena bibit yang masih berbentuk kecambah agak sulit, mengingat petani masih banyak yang belum paham cara penanamannya.

 

” Kami. Pemdes sangat mendukung pelatihan ini karena bertujuan untuk meningkatkan dan menambah wawasan masyarakat tentang menanam kelapa sawit yang baik, yang bisa meningkatkan produksi juga bagaimana mengelola kelapa sawit. Sehingga kelapa sawit di Desa Tanjung Agung menjadi prioritas utama masyarakat Tanjung Agung dalam hal meningkatkan perekonomian,” pungkasnya.

 

 

Marko berharap bukan hanya di Tanjung Agung yang dijadikan industri kelapa sawit tapi seluruh desa di Kecamatan Bulungan, agar lahan-lahan tidak semuanya dijual kepada perusahaan melainkan ditanami kelapa sawit.

 

Ditempat yang sama Perwakilan dari perusahaan PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN), Muhammad Sodik selaku Departemen Komdev SMO 2 mengatakan tujuan sekolah lapang kelapa sawiit ini merupakan kegiatan kolaborasi kerjasama antara perusahaan kelapa sawit dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan yaitu untuk peningkatan pengetahuan masyarakat terkait budidaya kelapa sawit.

 

“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari pemberian bantuan bibit kelapa sawit kepada masyarakat, dan untuk meningkatkan produktivitas para petani. Nantinya akan diadakan sekolah lapang sekolah lapang tematik lainnya tematik dengan tema-tema berbeda di wilayah yang lain,” Muhammad Sodik.

 

Jurnalis : Maslan

Editor: Red

Bagikan Berita/Artikel ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *