Warga Perumahan Cemara Indah Berau Kaltim Resah Dengan Keberadaan Penambangan Batubara Berkedok Pembangunan Mesjid

1 minute, 34 seconds Read

 

Warga Perumahan Cemara Indah Berau Kaltim Resah Dengan Keberadaan Penambangan Batubara Berkedok Pembangunan Mesjid

 

Dinding rumah warga yang retak

Berau, Hukum Kriminal – Sejumlah warga perumahan Cemara Indah Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau Kaltim merasa resah dengan adanya kegiatan penambangan batubara di wilayahnya. Penambangan yang diduga ilegal ini dikeluhkan oleh warga setempat, karena berdampak langsung pada kesehatan, lingkungan dan rumah mereka.

Saat Tim HK News menelusuri ke lokasi, Rabu (18/10/2023) bertemu dengan sejumlah warga terdampak langsung atas aktivitas penambangan ini. Menurut keterangan NT dan RA warga setempat, menjelaskan bahwa awalnya kegiatan tersebut adalah perluasan lahan untuk pengembangan mesjid. Namun setelah berjalan 2 bulan, kegiatan beralih menjadi penggalian batu bara dan pengangkutan.

Kegiatan penambangan yang diduga tidak memiliki izin tersebut telah berdampak langsung pada kesehatan warga terutama menyebabkan anak-anak menderita gangguan pernapasan, sesak nafas karena banyaknya debu yang menjadikan polusi lingkungan sekitar.

“Dinding rumah warga mengalami keretakan, juga kegiatan penambangan yang tidak kenal waktu itu terasa bising, mengganggu waktu istirahat warga,” ujar NT.

 

Dinding rumah warga yang retak

 

Keluhan warga sudah di laporkan pada pengurus RT dan kelurahan setempat, juga laporan ke aparat setempat.

Saat di konfirmasi langsung, Lurah Gunung Tabur Rudi Yanto SE., membenarkan adanya informasi tersebut. Awalnya dari warga, kemudian dilanjutkan oleh ketua RT dilokasi penambangan. Rudi menjelaskan, pihak kelurahan dengan tugas dan kewajibannya sesuai fungsi dan tupoksi tanggung jawab melayani masyarakat. Pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan kepada pengelola penggalian, untuk meminta keterangan apakah itu benar yang dilakukan oleh pengelola pematangan lahan. Karena berdasarkan pemberitahuan ke pihaknya, awalnya adalah pematangan untuk pembangunan masjid.
Selain itu juga pihaknya akan mengundang warga yang terdampak.

Warga lainnya yang ditemui oleh HK News sangat mengharapkan adanya tindakan yang tegas atas penambangan batu bara di lingkungan rumah mereka yang diduga tidak mengantongi izin kegiatan penambangan.

 

Liputan: Tim HK News Berau
Editor: Redaksi

 

Bagikan Berita/Artikel ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *