
Eko HK, Ketua Praja dan CEO Media HK news
Demak, Hukum.kriminal.com — Suara keras kembali menggema dari Ketua Pasopati Nusantara Jaya (Praja) yang juga menjabat sebagai CEO Media Hukum-Kriminal Eko HK. Dalam pernyataan terbukanya, ia secara tegas menginstruksikan seluruh anggota Pasopati di Kabupaten Demak untuk melakukan pengawasan ketat dan menyeluruh terhadap seluruh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan di wilayah tersebut.
Instruksi ini dikeluarkan bukan tanpa alasan. Ketua Pasopati mengungkapkan bahwa program MBG merupakan program strategis yang berhubungan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat, sehingga setiap potensi kecurangan dan kelalaian harus diberantas sejak dini.
“Kami tidak ingin mendengar cerita adanya bahan makanan tak layak, pengolahan sembarangan, apalagi kejadian fatal seperti keracunan masal. Jika ada oknum yang mencoba bermain dengan keselamatan rakyat, kami yang akan berdiri paling depan untuk membongkarnya!” tegasnya dalam pernyataan yang bernada keras.
Ia juga menyoroti isu krusial mengenai potensi manipulasi harga dan ketidaksesuaian porsi dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, jika ditemukan indikasi permainan anggaran atau markup yang merugikan masyarakat, maka pihaknya tidak akan ragu menyeret pihak-pihak terkait ke ranah hukum.
Ketua Pasopati bahkan menegaskan bahwa jajarannya telah diinstruksikan untuk memonitor setiap dapur MBG, mulai dari kebersihan, kualitas bahan, prosedur produksi, hingga distribusi makanan untuk memastikan program yang seharusnya menjadi berkah bagi masyarakat tidak berubah menjadi bencana akibat kelalaian atau kepentingan pribadi.
“Program ini harus bersih! Tidak ada kompromi. Pasopati mengawasi, mencatat, dan jika perlu—mengguncang meja!” tegasnya lagi.
Dengan sikap tegas tersebut, Pasopati Nusantara Jaya menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam pengawasan publik, memastikan bahwa tidak ada satu pun celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab yang ingin mencari keuntungan dari program rakyat. (Agil)
