Kapolres Demak Cek Kesiapan Pospam Operasi Ketupat Candi 2026

author
1 minute, 37 seconds Read




Demak, Hukum-Kriminal.com – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra meninjau langsung Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Candi 2026 di sejumlah titik wilayah Kabupaten Demak, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sistem pelayanan kepada masyarakat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

Kapolres Demak mengatakan, Polres Demak telah mendirikan empat Pos Pengamanan yang akan menjadi pusat pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Empat Pospam yang disiapkan yakni Pospam 01 Sayung, Pospam 02 Alun-Alun Demak, Pospam 03 Trengguli dan Pospam 04 Mranggen. Pos ini menjadi titik strategis untuk pengamanan arus lalu lintas serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra.

Menurutnya, Operasi Ketupat Candi merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan, perlindungan dan pengamanan kepada masyarakat selama momentum Hari Raya Idulfitri.
Selain pengamanan arus mudik dan arus balik, lanjut Kapolres, pihaknya juga melakukan pengamanan di sejumlah objek vital yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Lebaran.

“Pengamanan juga kami fokuskan pada objek vital seperti perbankan, pasar swalayan, pasar tradisional, obyek wisata religi, serta tempat-tempat wisata yang ada di wilayah Kabupaten Demak,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, pengamanan juga akan difokuskan pada malam takbir guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), seperti perkelahian maupun tawuran antar kelompok.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang Hari Raya Idulfitri, karena pada periode tersebut kerap terjadi peningkatan tindak kriminalitas.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, maupun aksi hipnotis atau gendam. Selain itu masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap kemungkinan peredaran uang palsu saat melakukan transaksi menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Operasi Ketupat Candi 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMI, BPBD serta instansi terkait lainnya.

“Kami berharap masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
(Agil).

Bagikan Berita/Artikel ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *