Sejumlah Masyarakat di Berau Resah Dengan Kelangkaan Gas Melon
Berau, HK News – Hampir dua pekan sudah masyarakat Tanjung Redeb Kabupaten Berau Kalimantan Timur sulit mendapatkan gas elpiji ukuran 3 Kg. Kelangkaan dapat dilihat di seputar kota Sanggam, Tanjung Redeb dan sekitarnya. Banyak masyarakat khususnya Ibu Rumah tangga dan para pelaku UMKM yang mengeluhkan kelangkaan gas ini.
Warga mengeluhkan selain langka juga harganya mahal. Padahal gas 3 Kg yang dikenal gas Melon ini banyak dibutuhkan oleh para Ibu Rumah tangga dan pedagang kecil UMKM.
Salah seorang Ibu Rumah tangga saat ditemui HK News, berharap pemerintah memberikan perhatian serius, karena kondisinya sudah sangat menyusahkan masyarakat. Karena gas 3 Kg dibutuhkan untuk masak sehari-hari.
Bahkan hal ini juga dialami oleh seorang ibu yang sehari harinya berjualan gorengan asongan. Ia hanya terduduk bersimpuh dengan wajah hampa dan pasrah.
Kepada awak media HK News si ibu mengaku bahwa dirinya sudah 3 hari tidak berjualan seperti biasa, karena gas 3 Kg yang biasa digunakan untuk berjualan tidak didapatkannya.
Dengan kelangkaan gas LPG 3 Kg telah memantik banyak tanda tanya, pasalnya sudah dalam hampir 2 minggu ini masyarakat kecil mengalami kelangkaan gas. Sementara berkembang isu langkanya pasokan gas LPG 3 kg itu, ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan momen tahun politik dengan membagi bagi tabung LPG berisi 3 kg melalui Ketua RT. dengan keharusan menyerahkan copy KTP atau KK.
Masyarakat meminta kepada aparat penegak hukum, Polri, TNI, Kejaksaan secara terpadu agar segera bertindak untuk menelusuri hal ini dan tidak tebang pilih apalagi ini di lakukan dalam suasana menghadapi pemilu. Juga pemerintah dan aparat agar menelusuri kelangkaan gas ini, apakah distribusinya ditingkat agen dan pangkalan sudah sesuai aturan atau belum.
Liputan : Abdul Mansur
Editor: Red
