SEMARANG, HK NEWS – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Tengah menggelar rapat konsolidasi dan koordinasi pengurus teras serta koordinator eks karesidenan se-Jawa Tengah di Frontone HK Resort Semarang. Gebrakan organisasi media siber di bawah kepemimpinan Drs. Jayanto Arus Adi, M.M. ini mendapat apresiasi khusus dari akademisi FISIP Universitas Diponegoro (Undip), Yuwanto, Ph.D., yang menilai SMSI Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk meningkatkan profesionalisme wartawan dan kemerdekaan pers.
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus inti, para koordinator wilayah, serta sejumlah tokoh media yang memiliki kepedulian tinggi di bidang pers. Dalam forum tersebut, Sekretaris SMSI Jateng, Eko Sugiarto, melaporkan bahwa 70 persen kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota di Jawa Tengah telah terkonsolidasi dengan baik.
Pria yang akrab disapa Eko HK tersebut menjelaskan bahwa SMSI Jateng kini tengah berfokus pada implementasi program prioritas bernama News Room Jaga Desa. Mengingat Jawa Tengah ditunjuk sebagai proyek percontohan (pilot project) oleh SMSI Pusat, tim pelaksana program ini bahkan telah dikukuhkan secara resmi oleh Hasyim Djojohadikusumo di Jakarta.
Menanggapi program tersebut, Yuwanto mendorong adanya sinergi dan akselerasi agar program News Room Jaga Desa dapat dipahami secara utuh oleh seluruh anggota. Peraih gelar doktor dari Seoul University Korea ini menilai momentum program sangat tepat untuk memperkuat pertahanan dan daya saing desa, baik secara kualitatif maupun kuantitatif.
Sementara itu, Ketua SMSI Jateng yang juga merupakan Ahli Pers dari Dewan Pers, Jayanto Arus Adi, memberikan arahan strategis mengenai navigasi organisasi. Ia mengingatkan bahwa secara kuantitatif, SMSI merupakan organisasi media online terbesar di dunia sehingga soliditas dan standar formal organisasi harus tetap dijaga.
“Standar formal seperti sertifikasi wartawan dan verifikasi lembaga tetap menjadi konsentrasi dan komitmen SMSI Jateng,” ujar Jayanto Arus Adi. Ia menambahkan, pengurus SMSI Jateng didampingi pengurus pusat dijadwalkan akan segera melakukan audiensi ke Dewan Pers untuk membangun sinergi program kerja di wilayah Jawa Tengah.
Selain penguatan internal, SMSI Jateng juga berkomitmen untuk mendedikasikan diri sebagai mitra strategis bagi civil society. Organisasi ini siap hadir secara proaktif untuk mengkaji, membedah, dan memformulasikan solusi terbaik atas persoalan publik yang belum diselesaikan oleh pemerintah daerah.
“Isu-isu sosial, lingkungan, dan masalah hukum yang tidak ada kejelasan kebijakan dari pemangku kebijakan akan SMSI angkat. Dari kajian itu, baik lewat Focus Group Discussion (FGD) maupun pemberitaan, kita akan memberikan rekomendasi kepada pihak terkait,” pungkas Jayanto. (Tim/Red)



Komentar