
Jepara, Hukum-kriminal.com — Gelombang kemarahan warga pecah di Gidangelo, Welahan, Jepara. Seorang pencuri yang beraksi seperti tak takut hukum, sudah terekam CCTV saat menggasak hasil panen petani, namun hingga kini belum juga ditangkap. Warga menilai penanganan laporan ini jalan di tempat.
Aksi Pencurian yang Terencana dan Berulang
Di rumah Rudi, pencuri itu masuk dengan penuh percaya diri, mengangkut empat karung jagung pipilan seperti sedang memindahkan barang miliknya sendiri. Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku bergerak tenang dan terlatih—menandakan ini bukan aksi iseng, melainkan aksi pencurian terencana.
Namun kemarahan warga tidak berhenti di situ.
Aksi serupa telah terjadi di banyak titik berbeda:
Kalipucang: 4 titik, masing-masing hilang 2 karung hasil panen
Desa Paren: 1 rumah, hilang 2 karung padi
Gidangelo: korban sudah mulai berdatangan dan mengaku pernah kehilangan
Rangkaian pencurian ini menunjukkan pola berulang, sistematis, dan berpindah desa, seolah pelaku mengetahui bahwa wilayah tersebut longgar pengawasan.
Warga Semakin Geram: Bukti Lengkap, Pelaku Masih Hilang
Yang membuat warga makin tak habis pikir adalah fakta bahwa:
1.CCTV sudah diserahkan
2.Lokasi, waktu kejadian, ciri-ciri pelaku sudah jelas
3.Laporan sudah masuk ke Polsek Welahan
Namun hasilnya: pelaku belum tertangkap.
Warga mulai mempertanyakan, apakah kasus ini benar-benar diusut secara serius atau hanya menunggu laporan menumpuk di meja penyidik.
“Kalau bukti sudah ada tapi pelaku tidak ditangkap, warga harus menunggu apa lagi? Korban berikutnya?” keluh seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Petani Hidup Dalam Rasa Takut
Hasil panen adalah sumber penghidupan utama para petani.
Kini mereka tidur tidak tenang.
Karung jagung dan padi harus disembunyikan, dipindah-pindah, bahkan dijaga malam-malam karena pelaku bisa datang kapan saja.
Pencurian ini telah berubah menjadi teror malam, bukan sekadar kehilangan barang.
Desakan Publik: Polisi Harus Bergerak Cepat
Warga dari tiga desa kini kompak menuntut tindakan nyata:
1.Penangkapan pelaku
2.Patroli malam di wilayah rawan
3.Penyelidikan serius berdasarkan rekaman CCTV
Masyarakat menilai, membiarkan pelaku berkeliaran hanya akan mengundang semakin banyak korban dan memancing kemarahan warga yang sudah sampai pada titik jenuh.
Saatnya Pembuktian: Warga Menunggu Ketegasan Polsek Welahan
Kasus ini menjadi ujian terbuka bagi aparat keamanan: apakah laporan masyarakat benar-benar direspon, atau dibiarkan menguap seperti banyak kasus kecil lain yang akhirnya mengorbankan rakyat kecil.
Hingga berita ini diterbitkan, pelaku masih bebas gentayangan, dan warga Jepara masih menunggu aksi nyata — bukan janji, bukan formalitas laporan. (Agil)
