Bagikan Nasi Kotak dan Edukasi Lalu Lintas, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Candi 2026

1 minute, 27 seconds Read

Demak, Hukum-kriminal.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah yang dirangkaikan dengan sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Demak dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya menjelang arus mudik Lebaran.

Operasi Keselamatan Candi 2026 sendiri dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini difokuskan pada upaya preventif dan edukatif untuk menekan angka pelanggaran serta fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Demak.
Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops) Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno, menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 menitikberatkan pada peningkatan disiplin masyarakat dalam berkendara.

“Adapun sasaran pelanggaran meliputi penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan yang ditentukan,” ujar Iptu Djoko.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Komplek Perumahan Wiku II Demak, pangkalan becak Terminal Demak, pangkalan ojek online, serta pangkalan andong wisata di kawasan Taman Parkir Jogoloyo. Selain membagikan nasi kotak sebagai bentuk kepedulian sosial, petugas juga memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.

Iptu Djoko menambahkan, melalui kegiatan Jum’at Berkah dan sosialisasi langsung di lapangan, Polres Demak ingin memastikan masyarakat memahami tujuan utama Operasi Keselamatan Candi 2026.

“Kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas sangat menentukan keberhasilan upaya menekan angka kecelakaan. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif menjaga ketertiban di sekitar jalan raya, terutama pada jam-jam padat aktivitas. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu membangun budaya tertib lalu lintas secara berkelanjutan di Kabupaten Demak. (Agil)

Bagikan Berita/Artikel ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *