Ketua Pasopati Nusantara Jaya dan juga CEO Media Hukum-kriminal,Tegaskan Peran Strategis Media Sosial dalam Jurnalisme Modern di Forum SMSI Bersama Dewan Pers

1 minute, 26 seconds Read


Poto**Eko HK, Ketua Praja dan juga CEO Media Hukum-kriminal.

JAKARTA – Ketua Pasopati Nusantara Jaya (Praja) dan juga CEO media hukum – kriminal Eko HK, menegaskan bahwa media sosial kini telah menjadi elemen strategis yang tak terpisahkan dari praktik jurnalistik modern. Penegasan tersebut disampaikan dalam forum yang diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan dihadiri langsung oleh Dewan Pers, sebagai bagian dari diskursus penguatan media siber di era digital.

Dalam pemaparannya, Eko HK menyebut media sosial bukan lagi sekadar ruang interaksi publik, melainkan telah bertransformasi menjadi kanal distribusi informasi utama yang memengaruhi opini, persepsi, bahkan arah kebijakan publik.

“Media sosial hari ini adalah ruang publik baru. Informasi menyebar dalam hitungan detik dan dapat membentuk persepsi masyarakat secara masif. Karena itu, jurnalisme tidak boleh tertinggal, tetapi juga tidak boleh kehilangan etika,” tegasnya.

Ia menyoroti bahwa kecepatan dan keterbukaan media sosial membawa dua sisi sekaligus: peluang dan ancaman. Di satu sisi, media sosial mempercepat kerja jurnalistik dan memperluas jangkauan informasi. Namun di sisi lain, tanpa prinsip verifikasi dan akurasi, media sosial berpotensi menjadi lahan subur penyebaran disinformasi dan hoaks.

Eko HK menekankan bahwa insan pers dituntut lebih adaptif, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial. Kecepatan publikasi, menurutnya, tidak boleh mengorbankan akurasi data, independensi, serta kepatuhan pada kode etik jurnalistik.

Melalui forum SMSI yang melibatkan Dewan Pers tersebut, ia berharap media siber mampu menjadikan media sosial sebagai alat pendukung jurnalisme yang profesional, edukatif, dan berimbang, sekaligus sebagai benteng utama dalam menangkal arus hoaks yang kian masif di ruang digital.

Acara ini menjadi bagian dari komitmen SMSI untuk memperkuat kapasitas dan integritas media siber nasional, serta mendorong sinergi antara insan pers, platform digital, dan lembaga pers dalam menjaga kualitas serta kredibilitas informasi publik di era disrupsi digital.


Jurnalis : Agil HK

Bagikan Berita/Artikel ini

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *