
Demak, Hukum-kriminal.com – Menjelang bulan suci Ramadhan dan arus mudik Lebaran 2026, Polres Demak tancap gas. Seluruh armada dinas, mulai dari roda dua, roda empat hingga roda enam, diperiksa total tanpa kompromi di halaman Mapolres Demak, Kamis (12/2/2026).
Langkah ini bukan sekadar rutinitas. Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menegaskan, kesiapan kendaraan operasional adalah kunci utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama saat mobilitas warga meningkat tajam.
Pemeriksaan dilakukan menyeluruh: mesin, sistem pengereman, kelistrikan, kondisi ban, hingga kelengkapan administrasi dan perlengkapan pendukung. Tak main-main, Polres Demak menggandeng mekanik profesional dari CV Angkasa Putra Persada guna memastikan seluruh armada benar-benar laik jalan dan siap tempur di lapangan.
“Kendaraan dinas harus siap operasional setiap saat. Ini bagian dari kesiapan kami mendukung Turjawali, Operasi Keselamatan Candi 2026, serta Operasi Ketupat Candi 2026, khususnya pengamanan arus mudik dan arus balik di Demak sebagai Kota Wali,” tegas Kapolres.
Menurutnya, Ramadhan identik dengan peningkatan aktivitas masyarakat, terutama pada sore hingga malam hari. Potensi gangguan Kamtibmas pun ikut meningkat. Karena itu, patroli dan kehadiran polisi di lapangan akan diperkuat.
Dengan armada yang terawat dan respons cepat di lapangan, Polres Demak memastikan tak ada celah bagi gangguan keamanan. Komitmen ditegaskan: Demak harus tetap aman, tertib, dan kondusif selama Ramadhan hingga puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Semua sarana kami siapkan maksimal. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beribadah maupun bepergian,” pungkasnya. (Agil)
